Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik


Belajar merupakan seluruh kehidupan kita. Maka ada ungkapan bahwa belajar sepanjang hayat. Karena dengan perkembangan zaman juga ditemukannya, bayi dalam kandungan pun bisa belajar. Belajar adalah suatu proses yang kompleks yang terjadi pada semua orang dan berlangsung seumur hidup. Sejauh ini pertumbuhan dan perkembangan mempengaruhi peserta didik dalam melakukan pembelajaran.

Pertumbuhan adalah proses perubahan dan kematangan fisik yang menyangkut perubahan ukuran atau perbandingan. Sedangkan perkembangan adalah proses perubahan kualitatif yang mengacu pada kualitas fungsi organ-organ jasmaniah, sehingga perkembangan terletak pada penyempurnaan fungsi psikologis yang termanifestasi pada kemampuan organ fisiologis. Susilo dalam Poerwanti (2002) menyatakan bahwa pertumbuhan dan perkembangan tidak berdiri sendiri tetapi dipengaruhi oleh:

  1. hereditas
  2. lingkungan
  3. kematangan psikis dan fisik
  4. aktivitas yang dilakukan

Tujuan perubahan dalam perkembangan untuk memungkinkan orang menyesuaikan diri dengan lingkungan dimana ia hidup. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan:

  1. Penampilan diri.
  2. Perilaku
  3. Stereotip Budaya
  4. Nilai-nilai Budaya
  5. Perubahan Peranan
  6. Pengalaman Pribadi

Menurut Satoto ada 2 hukum pertumbuhan fisik yang berlaku umum dan menyeluruh yaitu hukum chepalocaudal dan hukum proksimodistal. Menurut hukum chepalocaudal , pertumbuhan dimulai dari kepala menuju ke kaki. Sedangkan hukum proksimodistal, pertumbuhan berpusat dari daerah sumbu (proximo) ke arah tepi (distal). Proximo yaitu jantung, ala-alat pernapasan dan alat pencernaan. Sedangkan distal adalah anggota gerak badan.

11390211_683112281818813_4996573709328568470_n

Referensi:

  • Perkembangan dan Pertumbuhan Peserta Didik by Hj. Endang Poerwanti, Drs, M.Pd dan Nur Widodo, Drs, M.Kes. 2002. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.