Pashmina


Beberapa waktu lalu selendang pashmina ini sedang populer. Dimana-mana kita dapat melihat pashmina dijalan, baik yang dipajang untuk dijual maupun wanita berkerudung pashmina.

Istilah pashmina ini sendiri menunjukan jenis kain wol kashmir yang halus dan lembut. Nama ini berasal dari kata Pashmineh, yang berarti terbuat dari benang wol Persia pashm. Benang wol ini berasal dari changthangi atau kambing pashmina, yang merupakan kambing turunan khusus dari dataran tinggi Himalaya. Selendang pashmina tersedia dalam berbagai ukuran, dari ukuran scarf (12 kali 60 inci), stola (28 kali 80 inci) sampai shawl (36 kali 80 inci). Pashmina tulen adalah tenunan terbuka yang agak jarang karena fiber ini tidak dapat ditarik kuat.

Perawatan Pashmina; pada pashmina selain dilakukan ‘dry clean‘, dapat dilakukan dengan mencuci sendiri dengan tangan yang akan membuatnya semakin lembut. Memakai deterjen lembut atau sampo khusus bayi. Tekan sisa air, tapi jangan peras khasmir. Setelah itu rentangkan atau bentangkan pashmina di atas handuk dan perbaiki bentuknya sementara pashmina mengering.

Reference:

Gunawan, Belinda. 2012. Kenali Tekstil. Penerbit Dian Rakyat.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s