Ada apa dengan Benang Atas dan Benang Bawah Mesin Jahit?


Ada apa dengan Benang Atas dan Benang bawah Mesin Jahit?

Permasalahan “benang atas dan benang bawah”, entah itu benang tak bisa terjalin, benang bawah “mbulet tak karuan”. Hal tersebut sepertinya sepele, mudah tapi kalau dialami dalam kondisi sangat-sangat ingin pekerjaan menjahit ini lancar cepat terselesai membuat kita tegang atau bisa dibilang stres (saya lebay ^_^). Apalagi sudah dicoba berbagai cara dilakukan tapi tak menuai hasil, bisa jadi kita tinggalkan saja mesin itu… (lebay lagi ^_^). Mesin jahitnya “mogok” ditambah lagi penjahitnya juga “mogok” gak mau jahit hehehe. Pekerjaan tak terselesaikan…

Setelah saya pikir lagi, postingan mengenai ini harus diperbaiki lagi (thinking about it…)

Jadi, apa yang terjadi?

Apa yang harus dilakukan?

Baiklah mumpung saya sedang ingin menulis…

Ini berdasarkan pengalaman saya dan dari beberapa pertanyaan pada komentar dipostingan “My Blog” lainnya lho… Jika ada yang menambahkan secara teori maupun pengalaman yang berbeda “monggo” dipersilahkan…

Kenapa benang bawah tidak bisa terangkat ke atas?

Karena ukuran jarum mesin jahit yang kurang tepat. Bagaimana caranya? Jarum ukuran kecil biasanya dipakai pada bahan tipis sedangkan ukuran jarum 13 ke atas untuk bahan sedang-lebih tebal. Untuk ketepatan jarum tersebut dapat dilakukan percobaan menjahit dengan ukuran jarum berbeda pada bahan sampai benang dapat menyetik bahan secara benar.

 

 

 

Iklan

8 thoughts on “Ada apa dengan Benang Atas dan Benang Bawah Mesin Jahit?

    • @Mbah Gito Prawirorejo Dirgo : benang atas ngumpul di bawah solusinya bisa dgn mengencangkan benang atas. Intinya adanya keseimbangan tegangan antara benang atas dan bawah. Untuk benang yg tak terkait salah satu sebabnya karena ukuran jarum kurang tepat. Anda bisa mencoba dengan ukuran jarum mesin yg berbeda disesuaikan dgn bahan yg akan dijahit

  1. kalo utk mesin jahit mini apa sma z dengan mesin jahit yg besar soal benang yg g bsa trangkat k atas cara pemecahan msalahnya..permasalahan pd jarum atau sepul nya..tolong dong..

    • @Popi d : hampir sama. Sebaiknya lakukan pemeriksaan apakah ukuran jarum sesuai dengan jenis bahan yang akan dijahit dan penempatan benang yang kurang tepat pada spul juga bisa jadi penyebabnya

    • dimaksud benang jahit yang bawah kusut saya tidak mengerti mungkin bisa di-upload gambarnya. ada kemungkinan Anda kurang tepat dalam menempatkan spul serta pengaturan benang pada sekoci

  2. jika jarum diturunkan beberapa mili, artinya : seharusnya posisi needle bar nya yang harus diturunkan, umumnya menggunakan obeng minus untuk mengendurkan sekrupnya. menurunkan needle bar ini tidak sembarangan atau ada aturannya, aturannya harus sesuai “TIMING”, baca “taiming”, teknisi atau ahli mesin jahit mengerti istilah ini. semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s