Perbedaan antara Pengajar (Teaching) dan Guru (Master)


Menurut Harefa terdapat perbedaan antara pengajar dan guru yaitu:

Pengajar (Teaching)

Guru (Master)

  • Pekerjaan atau okupasi yang dapat hilang
  •  Profesi atau panggilan jiwa yang tak mungkin “hilang”
  • Pilihan rasional
  •  Pilihan moral-spiritual
  • Berusaha meningkatkan kesejahteraan hidupnya lebih dulu
  •  Berusaha mengejar kepuasan batinnya lebih dulu
  • Peran utama: mengajar
  •  Peran utama: mengajar-belajar
  • Transfer ilmu pengetahuan dan teknologi
  •  Sosialisasi nilai-nilai luhur untuk hidup dan kehidupan
  • Focus pada dirinya, keinginan dan kebutuhannya
  •  Focus pada minat, bakat, talenta muridnya (altruis)
  • Memandang muridnya sebagai”bawahan”
  •  Memandang muridnya sebagai mitra potensial
  • Kemampuan mengajar minimum sampai rata-rata
  •  Kemampuan mengajar di atas tara-rata sampai luar biasa
  • Lulusan IKIP atau penggantinya
  •  Pembelajar seumur hidup di sekolah besar kehidupan
  • Umumnya bergelar akademis (sarjana)
  •  Tak memandang gelar akademik sebagai hal terpenting

Referensi:

Harefa, Andrias. 2001. Pembelajaran di Era Serba Otonomi. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s